Skip to main content

Para Sahabat Yang Mencintai Rasulullah.




     
Dan ingatlah ketika Allah menjanjikan kepadamu dari dua kelompok,yang satu untuk kamu,tetapi kamu menginginkan yang tidak mempunyai senjata untuk kamu.Allah menghendaki membenarkan yang benar dengan kalimatnya dan menghancurkan pusat kekuatan orang kafir".(QS:Al-anfal 7). Rasul bersabda:"tuhan menjanjikan kalian dua pilihan -menyerang kafilah dagang atau menyarang pasukan Qureisy."Abu bakar berdiri,"Ya Rasulullah itu pasukan Qureisy,dengan bala tentaranya.Mereka tidak beriman setelah kafir dan tidak merendah setelah perkasa".Beliau menyuruh Abu bakar duduk,seraya berkata",kemukakan pendapatmu kepadaku".Umar berdiri dan mengucapkan pendapat sama dengan pendapat Abu bakar.Rasulullah puan menyuruhnya duduk kembali. Kemudian Miqdat berdiri,"Ya Rasulullah,memang itulah Qureish dan bala tentaranya.Kami sudah beriman kepadamu,sudah membenarkanmu,dan kami sudah bersaksi yang enkau bawa itu adalah kebenaran dari sisi Allah.Demi Allah,jika engkau memerintahkan kami agar kami menerjang pohon yang keras dan duri yang tajam,kami akan bergabung bersamamu.Kami tidak akan berkata seperti bani Israil kepada Nabi Musa..pergilah kamu bersama Tuhanmu,berperanglah kalian berdua,kami akan duduk di sini saja.Tetapi kami akan berkata ;pergilah engkau bersama Tuhanmu ,berperanglah dan kami berperang bersamamu." Wajah Nabi saaw bersinar gembira.Beliau mendoakan miqdad.Beliau juga meminta pendapat Anshor,kelompok mayoritas yang hadir di situ.Berdirilah Sa ad bin Mu`adz:"Demi ayah dan ibuku,ya Rasulullah,sungguh kami sudah beriman kepadamu,membenarkanmu,dan menyaksikan bahwa yang engkau bawa adalah kebenaran dari Allah.Perintahkan pada kami apa yang engkau kehendaki...Demi Allah,sekiranya engkau perintahkan kami untuk terjun kedalam lautan,kami akan terjun ke dalamnya bersamamu.Mudah mudahan Allah memperlihatkan kepadamu yang menentramkan hatimu.Berangkatlah bersama kami dalam keberkahan bersama Allah." Berangkatlah Rasulullah saaw bersama sahabatnya meninggalkan kota madinah untuk menyongsong musuh yang bersenjata lengkap.Pada waktu itulah turun ayat,"Sebagaiman Tuhanmu mengeluarkan kamu dari rumahmu dengan kebenaran,walaupun sebagian dari kaum mukminin membencinya".(QS.Al-Anfal:5).[rindu rasul jalaludin rahmat]
Rasulullah pernah menguji kecintaan para shahabat pada sebelum perang badar.Para sahabat di hadapkan pada dua pilihan:menyerang kafilah yang dagang yang di pimpin Abu Sofyan atau menyerang pasukan Qureisy.Kebanyakan sahabat menghendaki kafilah dagang karena lebih mudah dan menguntungkan.Nabi menghendaki musuh yang akan menyerang Madinah dan berada pada jarak perjalanan tiga hari dari madinah.Tuhan berfirman"

Comments

Popular posts from this blog

TIDUR DI HAMPARAN SAYAP MALAIKAT.

             Di riwayatkan dari Ibnu Abbas,''Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah saaw.Tiba2 Fathimah datang sambil menangis.Rasul saaw bertanya,''Ayahmu menjadi tebusanmu,mengapa engkau menangis?''.Fathimah menjawab'Hasan dan Hesein pergi keluar dan aku tidak tau dimana mereka berada.         'Rasulullah berkata,'Jangan menangis,karena pencipta mereka lebih menyayangi mereka daripada aku dan engkau sendiri.'Kemudian beliau mengangkat tangannya dan berdoa,'Ya Allah jagalah mereka dan selamatkanlah mereka,'Maka Jibril as turun dan berkata,'Wahai Muhammad, jangan bersedih,karena mereka berdua ada di kandang ternak milik bani Najjar,sedang tidur.Allah telah mempercayakan mereka kepada satu malaikat yang menjaga mereka.'Lalu Nabi saaw dengan beberapa sahabatnya mendatangi kandang ternak itu.Tampaklah di sana Hasan dan Husein sedang tidur berangkulan,sementara malaikat yang di tugasi untuk menjaga mereka telah menghamparkan sa...

AKU MENGIKUTIMU AGAR AKU MASUK SURGA

Seorang Arab badawi mendatangi Rasul saaw,ia menyatakan iman kepadanya dan bertekat mengikutinya.Ia berkata,"aku akan hijrah bersamamu".Nabi berpesan pada sahabatnya untuk memperhatikan orang itu.Pada waktu perang khoibar,Rasulullah membagikan ghonimah[rampasan perang].Beliau mengambil bagiannya dan mengembagikan sisanya kepada para sahabatnya.Orang badawi itu menunggu di belakang mereka.Ketika ia datang orang-orang memberikan bagiannya.Ia berkata,"Apa ini?"Mereka berkata,"Ini bagian yang sudah di bagikan Rasulullah untukmu."Ia berkata,"Aku mengikuti engkau bukan karena ini.Aku mengikutimu supaya aku di kenai panah pada bagian ini[seraya menunjuk tenggorokannya],kemudian mati dan masuk sorga".Nabi saaw berkata,"Jika engkau membenarkan Allah swt,Dia akan membenarkanmu."Kemudian ia bangkit memerangi musuh.Tidak lama kemudian ia di bawa ke hadapan rasul saaw.Anak panah menembus tempat yang pernah di tunjuknya.Nabi bersabda,"Diaka...

Kenapa Allah Tidak Rela Jika Ada Ibu yang Bersedih?

Khazanahalquran.com – Kenapa Allah tidak rela jika ada ibu yang bersedih? Allah berfirman, فَرَجَعْنَاكَ إِلَى أُمِّكَ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ -٤٠- “Maka Kami Mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati.” (Thaha 40) فَرَدَدْنَاهُ إِلَى أُمِّهِ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ -١٣- “Maka Kami Kembalikan dia (Musa) kepada ibunya, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati” (Al-Qashas 13) أَن تَقَرَّ أَعْيُنُهُنَّ وَلَا يَحْزَنَّ -٥١- “Yang demikian itu lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih.” (Al-Ahzab 51) فَنَادَاهَا مِن تَحْتِهَا أَلَّا تَحْزَنِي -٢٤- Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, “Janganlah engkau bersedih hati.” (Maryam 24) وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي -٧- “Dan janganlah engkau takut dan jangan (pula) bersedih hati.” (Al-Qashas 7) Semua ayat diatas sedang berbicara kepada wanita khususnya kaum ibu. Berulang kali Allah swt mengulang kata-kata “agar ia (ib...