Sewaktu perang Jamal sedang berkecamuk,Imam Ali as memanggil Muhammad Hanafiah putranya,saudara lain Ibu dari Hasan as dan Husein as.Kemudian beliau memberikan pedangnya kepada anaknya itu.Muhammad Hanafiah maju ke baris depan untuk menyerang sejumlah prajurit musuh!.Pasukan musuh menghadangnya sehingga ia tak mampu menerobos dan menerjang pasukan itu dan terpaksa mundur ke belakang.
Pada saat itu,Imam Hasan as mengambil pedang itu seraya maju dan mencabak-cabik pasukan musuh.Beberapa saat kemudian Imam Hasan as pun kembali dengan memegang pedang dalam ke adaan berlumuran darah.Tatkala Muhammad Hanafiah menyaksikan keberanian saudara lain ibunya itu,wajahnya menjadi merah karena menahan malu.Imam Ali as berkata,''Muhammad janganlah engkau sedih! Hasan adalah putra Rasul saaw sementara engkau putra Ali.''(Biharul Anwar)

Comments
Post a Comment