Skip to main content

Nabi Muhammad saaw Dengan Orang Yang Buruk Rupa

Seuatu ketika,ada seseorang laki-laki yang datang dari dusun ke Madinah.Nama laki-laki itu adalah Zahir.Ia ke Madinah khusus untuk mengunjungi Rasulullah saaw dan membawa hadiah untuk beliau.Zahir adalah seorang laki-laki yanng tidak rupawan.Orang kampung yang kasar.Dan setelah ia bertemu dan memberikan hadiah kepada Rasulullah,Zahirpun berpamitan pulang.Lalu Rasulullah saaw berkata kepada para sahabat-sahabatnya yang lain."Sesungguhnya Zahir adalah teman kita dari teman pedusunan.Dan kita warga Madinah adalah temannya juga. Suatu ketika,di lain waktu,Rasulullah saaw bergantian mendatangi Zahir.Ia nampak sedang berjualan barang dagangannya di pasar.Dengan mengendap-endap Rasulullah saaw memeluk Zahir dari belakang.Zahir tidak melihat dan tidak tahu,bahwa yang memeluknya dari belakang adalah Rasulullah saaw."Siapa ini? Lepaskan aku.Lepaskan !'teriak Zahir.Lantas ia menoleh ke belakang dan yang memeluknya adalah Rasulullah saaw tercinta.Segera Zahir tidak jadi melepaskan.Ia malah menempelkan punggungnya di dada Rasulullah.Lalu masih dalam posisi itu,Rasulullh berkata,"Siapa gerangan yang mau membeli sahayanya ini ?.Tidak ada yang menyahut kecuali Zahir sendiri."Wahai RAsulullah,Demi Allah tuan akan menemukan aku dalam keadaan tidak laku." Lalu Rasulullah membalas perkataan Zuhair dengan ucapan,"Tidak kau di sisi Allah bukanlah tidak laku".Bahkan dalam riwayat lain di sebutkan,Rasulullah berucap bahwa di sisi Allah Zahir bernilai tinggi. Betapa mesranya Rasulullah saaw dengan para sahabatnya.Bahkan dengan seorang Zahirpun,laki-laki dari dusun,tidak rupaan,dan pedagang di pinggir jalan pasar sekalipun.

Comments

Popular posts from this blog

TIDUR DI HAMPARAN SAYAP MALAIKAT.

             Di riwayatkan dari Ibnu Abbas,''Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah saaw.Tiba2 Fathimah datang sambil menangis.Rasul saaw bertanya,''Ayahmu menjadi tebusanmu,mengapa engkau menangis?''.Fathimah menjawab'Hasan dan Hesein pergi keluar dan aku tidak tau dimana mereka berada.         'Rasulullah berkata,'Jangan menangis,karena pencipta mereka lebih menyayangi mereka daripada aku dan engkau sendiri.'Kemudian beliau mengangkat tangannya dan berdoa,'Ya Allah jagalah mereka dan selamatkanlah mereka,'Maka Jibril as turun dan berkata,'Wahai Muhammad, jangan bersedih,karena mereka berdua ada di kandang ternak milik bani Najjar,sedang tidur.Allah telah mempercayakan mereka kepada satu malaikat yang menjaga mereka.'Lalu Nabi saaw dengan beberapa sahabatnya mendatangi kandang ternak itu.Tampaklah di sana Hasan dan Husein sedang tidur berangkulan,sementara malaikat yang di tugasi untuk menjaga mereka telah menghamparkan sa...

AKU MENGIKUTIMU AGAR AKU MASUK SURGA

Seorang Arab badawi mendatangi Rasul saaw,ia menyatakan iman kepadanya dan bertekat mengikutinya.Ia berkata,"aku akan hijrah bersamamu".Nabi berpesan pada sahabatnya untuk memperhatikan orang itu.Pada waktu perang khoibar,Rasulullah membagikan ghonimah[rampasan perang].Beliau mengambil bagiannya dan mengembagikan sisanya kepada para sahabatnya.Orang badawi itu menunggu di belakang mereka.Ketika ia datang orang-orang memberikan bagiannya.Ia berkata,"Apa ini?"Mereka berkata,"Ini bagian yang sudah di bagikan Rasulullah untukmu."Ia berkata,"Aku mengikuti engkau bukan karena ini.Aku mengikutimu supaya aku di kenai panah pada bagian ini[seraya menunjuk tenggorokannya],kemudian mati dan masuk sorga".Nabi saaw berkata,"Jika engkau membenarkan Allah swt,Dia akan membenarkanmu."Kemudian ia bangkit memerangi musuh.Tidak lama kemudian ia di bawa ke hadapan rasul saaw.Anak panah menembus tempat yang pernah di tunjuknya.Nabi bersabda,"Diaka...

Kenapa Allah Tidak Rela Jika Ada Ibu yang Bersedih?

Khazanahalquran.com – Kenapa Allah tidak rela jika ada ibu yang bersedih? Allah berfirman, فَرَجَعْنَاكَ إِلَى أُمِّكَ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ -٤٠- “Maka Kami Mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati.” (Thaha 40) فَرَدَدْنَاهُ إِلَى أُمِّهِ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ -١٣- “Maka Kami Kembalikan dia (Musa) kepada ibunya, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati” (Al-Qashas 13) أَن تَقَرَّ أَعْيُنُهُنَّ وَلَا يَحْزَنَّ -٥١- “Yang demikian itu lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih.” (Al-Ahzab 51) فَنَادَاهَا مِن تَحْتِهَا أَلَّا تَحْزَنِي -٢٤- Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, “Janganlah engkau bersedih hati.” (Maryam 24) وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي -٧- “Dan janganlah engkau takut dan jangan (pula) bersedih hati.” (Al-Qashas 7) Semua ayat diatas sedang berbicara kepada wanita khususnya kaum ibu. Berulang kali Allah swt mengulang kata-kata “agar ia (ib...