Pada zaman bani Isroil ada seseorang yang bermaksiat kepada Allah selama dua ratus tahun.Kemuadian ia mati,dan kaumnya menyeret jenazahnya pada kakinnya dan melemparkannya pada tempat pembuangan sampah.Lalu Allah memberikan wahyu kepada NAbi Musa as."Keluarkan orang itu dan shalatkan ia".Nabi Musa berkata:"Tuhanku Bani Israil telah bersaksi bahwa ia bermaksiat kepadaMu selama dua ratus tahun.Lalu Allah menjawabnya dengan wahyu"Memang demikian keadaan dia,hanya saja setipa kali ia membuka Taurat,dan melihat nama Muhammad,ia menciumnya,meletakkannya pada ke dua matanya dan bersholawat baginya.Aku berterima kasih kepadanya dan aku ampuni dosanya.[Hilyat alawliya 4;42].
Karena orang itu mencintai Rasulullah saaw,Allah mencintainnya,Dia mengampuni dosa-dosanya.
Di riwayatkan dari Ibnu Abbas,''Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah saaw.Tiba2 Fathimah datang sambil menangis.Rasul saaw bertanya,''Ayahmu menjadi tebusanmu,mengapa engkau menangis?''.Fathimah menjawab'Hasan dan Hesein pergi keluar dan aku tidak tau dimana mereka berada. 'Rasulullah berkata,'Jangan menangis,karena pencipta mereka lebih menyayangi mereka daripada aku dan engkau sendiri.'Kemudian beliau mengangkat tangannya dan berdoa,'Ya Allah jagalah mereka dan selamatkanlah mereka,'Maka Jibril as turun dan berkata,'Wahai Muhammad, jangan bersedih,karena mereka berdua ada di kandang ternak milik bani Najjar,sedang tidur.Allah telah mempercayakan mereka kepada satu malaikat yang menjaga mereka.'Lalu Nabi saaw dengan beberapa sahabatnya mendatangi kandang ternak itu.Tampaklah di sana Hasan dan Husein sedang tidur berangkulan,sementara malaikat yang di tugasi untuk menjaga mereka telah menghamparkan sa...
Comments
Post a Comment