Pada zaman Rasul saaw ada seorang lelaki yang bernama Abdullah,Tetapi karena ia sering bercanda ,ia dapat julukan Himar[si keledei].Ia sering membuat Rasulullah saaw tertawa.Beliau pernah menghukumnya dengan mencambuk karena minum minuman keras.Pada suatu haru ia di panggil lagi dan di cambuk lagi.Seorang shahabat berkata;Ya Allah laknatlah dia! betapa sering dia di panggil karena perbuatannya.Nabi saaw bersabda: janganlah kamu melaknat dia,demi Allah ,kamu tidak tahu bahwa ia mencintai Allah dan RasulNya.[HR Bukhori}.
Rasulullah saaw melarang sahabatnya melaknat peminum khomer itu,karena ia melihat dalam hatinya kecintaan Allah da RasulNYa.Karena ke alpaanya,karena ketidak mampuannya untuk mengendalikan hawa nafsu,ia sering tergelincir.
Di riwayatkan dari Ibnu Abbas,''Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah saaw.Tiba2 Fathimah datang sambil menangis.Rasul saaw bertanya,''Ayahmu menjadi tebusanmu,mengapa engkau menangis?''.Fathimah menjawab'Hasan dan Hesein pergi keluar dan aku tidak tau dimana mereka berada. 'Rasulullah berkata,'Jangan menangis,karena pencipta mereka lebih menyayangi mereka daripada aku dan engkau sendiri.'Kemudian beliau mengangkat tangannya dan berdoa,'Ya Allah jagalah mereka dan selamatkanlah mereka,'Maka Jibril as turun dan berkata,'Wahai Muhammad, jangan bersedih,karena mereka berdua ada di kandang ternak milik bani Najjar,sedang tidur.Allah telah mempercayakan mereka kepada satu malaikat yang menjaga mereka.'Lalu Nabi saaw dengan beberapa sahabatnya mendatangi kandang ternak itu.Tampaklah di sana Hasan dan Husein sedang tidur berangkulan,sementara malaikat yang di tugasi untuk menjaga mereka telah menghamparkan sa...
Comments
Post a Comment