Skip to main content

AGAMA CINTA KASIH

Di kisahkan oleh seorang sahabat Nabi saaw;"Suatu hari kami berkumpul bersama Nabi saaw,Menjelang siang hari,tiba-tiba datanglah rombongan orang yang berpakaian hampir telanjang dan compang-camping,sambil bertelekan pada pedang-pedang mereka.Kebanyakan ,bahkan keseluruhan,dari bani Muhdhar.Tiba-tiba wajah Nabi saaw berubah melihat penderitaan mereka.Beliau masuk(ke hujrahnya)kemudian keluar dan menyuruh Bilal untuk mengumandangkan azan.Setelah selesei mengerjakan shalat,Rasul yang mulia berkhotbah.Beliau membacakan beberapa ayat.Di antaranya:"Hai manusia,takutlah kamu kepada Tuhan pemeliharamu,yang menciptakan kamu dari diri yang satu"(QS:41)...sampai akhir ayat itu,"Dan hendaklah setiap orang mempersiapkan bekalnya untuk masa depannya...(59:18).Beliau menganjurkan agar setiap orang mengeluarkan sedekahnya sandang atau pangan. Berbondong-bondonglah para sahabat menyumbangkan apa yang mereka punyai,bahkan ada seorang anshar satu kantung yang begitu berat,sehingga tanganya hampir tidak dapat membawanya.Aku lihat dua tumpuk makan dan pakaian,dan aku melihat ,wajah Rasulullah saaw bersinar-sinar karena kegembiraan.Setelah itu Rasulullah bersabda;"Barangsiapa yang memulai kebiasaan yang baik dalam Islam,maka baginya ganjaran dan ganjaran orang yang mengikuti kebiasaan baik itu sesudahnya.Barang siapa mememulai kebiasaan yang jelek dalam Islam,maka baginya dosa(karena melakukan kebiasaan yang jelek itu)dan dosa orang yang melanjutkan kebiasaan jelek itu sesudahnya,tanpa mengurangi dosa dosa mereka sendiri sedikitpun.(Tafdir Ibnu Katsir)

Comments

Popular posts from this blog

TIDUR DI HAMPARAN SAYAP MALAIKAT.

             Di riwayatkan dari Ibnu Abbas,''Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah saaw.Tiba2 Fathimah datang sambil menangis.Rasul saaw bertanya,''Ayahmu menjadi tebusanmu,mengapa engkau menangis?''.Fathimah menjawab'Hasan dan Hesein pergi keluar dan aku tidak tau dimana mereka berada.         'Rasulullah berkata,'Jangan menangis,karena pencipta mereka lebih menyayangi mereka daripada aku dan engkau sendiri.'Kemudian beliau mengangkat tangannya dan berdoa,'Ya Allah jagalah mereka dan selamatkanlah mereka,'Maka Jibril as turun dan berkata,'Wahai Muhammad, jangan bersedih,karena mereka berdua ada di kandang ternak milik bani Najjar,sedang tidur.Allah telah mempercayakan mereka kepada satu malaikat yang menjaga mereka.'Lalu Nabi saaw dengan beberapa sahabatnya mendatangi kandang ternak itu.Tampaklah di sana Hasan dan Husein sedang tidur berangkulan,sementara malaikat yang di tugasi untuk menjaga mereka telah menghamparkan sa...

AKU MENGIKUTIMU AGAR AKU MASUK SURGA

Seorang Arab badawi mendatangi Rasul saaw,ia menyatakan iman kepadanya dan bertekat mengikutinya.Ia berkata,"aku akan hijrah bersamamu".Nabi berpesan pada sahabatnya untuk memperhatikan orang itu.Pada waktu perang khoibar,Rasulullah membagikan ghonimah[rampasan perang].Beliau mengambil bagiannya dan mengembagikan sisanya kepada para sahabatnya.Orang badawi itu menunggu di belakang mereka.Ketika ia datang orang-orang memberikan bagiannya.Ia berkata,"Apa ini?"Mereka berkata,"Ini bagian yang sudah di bagikan Rasulullah untukmu."Ia berkata,"Aku mengikuti engkau bukan karena ini.Aku mengikutimu supaya aku di kenai panah pada bagian ini[seraya menunjuk tenggorokannya],kemudian mati dan masuk sorga".Nabi saaw berkata,"Jika engkau membenarkan Allah swt,Dia akan membenarkanmu."Kemudian ia bangkit memerangi musuh.Tidak lama kemudian ia di bawa ke hadapan rasul saaw.Anak panah menembus tempat yang pernah di tunjuknya.Nabi bersabda,"Diaka...

Kenapa Allah Tidak Rela Jika Ada Ibu yang Bersedih?

Khazanahalquran.com – Kenapa Allah tidak rela jika ada ibu yang bersedih? Allah berfirman, فَرَجَعْنَاكَ إِلَى أُمِّكَ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ -٤٠- “Maka Kami Mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati.” (Thaha 40) فَرَدَدْنَاهُ إِلَى أُمِّهِ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ -١٣- “Maka Kami Kembalikan dia (Musa) kepada ibunya, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati” (Al-Qashas 13) أَن تَقَرَّ أَعْيُنُهُنَّ وَلَا يَحْزَنَّ -٥١- “Yang demikian itu lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih.” (Al-Ahzab 51) فَنَادَاهَا مِن تَحْتِهَا أَلَّا تَحْزَنِي -٢٤- Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, “Janganlah engkau bersedih hati.” (Maryam 24) وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي -٧- “Dan janganlah engkau takut dan jangan (pula) bersedih hati.” (Al-Qashas 7) Semua ayat diatas sedang berbicara kepada wanita khususnya kaum ibu. Berulang kali Allah swt mengulang kata-kata “agar ia (ib...