Suatu hari Ibnu Abbas i'tikaf di masjid Rasulullah saaw.Kemudian masuk seorang laki-laki,mengucapkan salam dan duduk.Ibnu Abbas berkata,"Hai Fulan,aku lihat engkau sedih sekali".Orang itu menjawab,"Benar,wahai putra paman Rasulullah saaw.Aku harus memenuhi hak si fulan(mungkin hutang)yang-demi kehormatan penghuni kubur ini(yakni Rasulullah saaw)aku tidak sanggup membayarnya.""Bagaimana kalau aku bantu engkau berbicara kepadanya?"Kata Ibnu Abbas.Lelaki itu berkata:"Silahkan,bila anda melakukannya".Lalu berangkatlah Ibnu Abbas membantu melepaskan kesulitan sahabatnya.Sahabatnya berkata,"Anda lupa dengan i'tikaf yang anda lakukan?".Ibnu Abbas menyahut,"Tidak,Tetapi aku mendengar penghuni kubur ini(Rasulullah saaw)berkata(kelihatan Ibnu Abbas berlinang air mata):"Barang siapa berjalan memenuhi kebutuhan saudaranya,dan menyampaikan keinginannya,itu lebih baik dari pada i'tikaf sepuluh tahun.Dan barang siapa i'tikaf satu hari,untuk mencari ridha Allah,Allah jadikan penghalang antara dia dan neraka tiga khandaq,yang jauhnya lebih dari jarak bumi dan langit.(Hayat as shahabah)
Di riwayatkan dari Ibnu Abbas,''Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah saaw.Tiba2 Fathimah datang sambil menangis.Rasul saaw bertanya,''Ayahmu menjadi tebusanmu,mengapa engkau menangis?''.Fathimah menjawab'Hasan dan Hesein pergi keluar dan aku tidak tau dimana mereka berada. 'Rasulullah berkata,'Jangan menangis,karena pencipta mereka lebih menyayangi mereka daripada aku dan engkau sendiri.'Kemudian beliau mengangkat tangannya dan berdoa,'Ya Allah jagalah mereka dan selamatkanlah mereka,'Maka Jibril as turun dan berkata,'Wahai Muhammad, jangan bersedih,karena mereka berdua ada di kandang ternak milik bani Najjar,sedang tidur.Allah telah mempercayakan mereka kepada satu malaikat yang menjaga mereka.'Lalu Nabi saaw dengan beberapa sahabatnya mendatangi kandang ternak itu.Tampaklah di sana Hasan dan Husein sedang tidur berangkulan,sementara malaikat yang di tugasi untuk menjaga mereka telah menghamparkan sa...

Comments
Post a Comment