Skip to main content

Posts

KAMI JUGA INGIN ENGKAU DOAKAN

Tholha bin Al-barra adalah seorang pemuda anshor.Ketika ia berjumpa dengan Nabi saaw,ia memeluknya dan menciumi telapak kakinya.''Ya Rasul Allah perintahkan aku untuk melakukan apa saja yang engkau sukai.Aku tidak akan membantah perintahmu''.Nai saaw sangat takjub mendengar ucapan yang seperti itu keluar dari seorang muda yang sangat belia.Ia bersabda,''pergilah ,bunuh ayahmu!,''Pemuda itu segera keluar untuk melaksanakan perintah Nabi saaw.Raslullah memanggilnya kembali.''Hai Tholhah,bukan ajaran kami untuk memutuakan kekeluargaan.Aku hanya ingin menguji keimanan kamu supaya kamu tidak ragu lagi pada agamamu''.Tidak lama setelah itu Tholhah sakit.Pada musim dingin,dalam udara yang sangat sejuk,Nabi saaw berkenan menjenguknya.Ketika meninggalkan rumahnya ia berpesan kepada keluarganya,''Aku melihat Tholhah sudah di jemput maut.Nanti bila ia sudah meninggal,beritahu aku.Aku akan menghadirinya,berdoa untuknya.Segeralah sampaika...

KAMI JUGA MENGINGINKANNYA

ntara sekian banyak sahabat yang aktif menghadiri majelis rasulullah saaw,ada seorang sahabat yang senantiasa datang bersama putraanya yang masih kecil.Ia suka mendudukkan putranya di hadapannya.Suatu hari Rasulullah saaw bertanya kepadanya,''Apakah engkau mencintainya ?''.''Duhai Rasulullah,semoga Allah mencintaimu sebagaimana aku mencintai putraku ini''. Suatu hari,putra yang sangat di cintainya itu meninggal dunia,sehingga ia tidak dapat hadir dalam majelis Rasulullah saaw.Ia selalu teringat padanya.Rasulpun segera menanyakan keadaan lelaki itu kepada para sahabat:''Megapa fulan tidak hadir,apa yang terjadi dengannya ?''.''Duhai Rasulullah ,putranya yang biasa engkau lihat,meninggal dunia,''jawab para sahabat. Rasul saaw segera mengunjungi sahabatnya itu dan menanyakan kedaan putranya.Ketika ia memberitahukan kepada beliau bahwa putranya itu telah meninggal dunia,maka Rasul saaw mengucapkan bela sungka...

DARI MADURA

Dahulu di sebuah kota di madura,ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka.Ia menjual bunganya ke pasar,setelah berjalan kaki cukup jauh.Usai jualan ia pergi ke masjid agung di kota itu.Ia berwudu,masuk masjid dan melakukan sholat dzuhur.Setelah membaca wirid sekedarnya,ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid.Ia mengumpulkan dedaunan yang berceceran di halaman masjid.Selembar demi selembar di kaisnya.Tidak satu lembarpun lewatkan.Tentu saja ia agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu.Padahal matahari madura di siang hari itu sungguh menyengat.Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya. Banyak pengunjung masjid iba kepadanya.Pada suatu hari takmir masjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang.Pada hari itu,ia datang dan langsung masuk masjid.Usai sholat ketika ingin melakukan pekerjaan rutinnya,ia terkejut.Tidak ada satupun daun yang berserak di situ.Ia kembali lagi ke masjid dan menangis dengan keras....

RIWAYAT SINGKAT NABI MUHAMMAD SAAW

               MUHAMMAD RASULULLAH SAAW Nama : Muhammad saaw Gelar :Al-Musthofa Julukan :Abu AL-Qosim Ayah :Abdullaah bin Abdul Mutholib Ibu :Aminah binti Wahab Tempat\tgl.lahir :Mekkah,senin,12 robiul awal Hari\tgl wafat :Senin,28 shofar tahu 11 H. Umur :63 Tahun Makam :Madinah Jumlah Anak :7 orang;3laki-laki dan 4 perempuan Anak laki-laki: Qosim,Abdullah dan Ibrahim Anak perempuan Zainab,Ruqoiyah,Ummu Kaltsum dan Fatimah RIWAYAT HIDUP NABI MUHAMMMAD SAAW Di kala umat manuusia dalam kegelapan dan kehilangan pegangan hidupnya lhirlah seora...

Para Sahabat Yang Mencintai Rasulullah.

      Dan ingatlah ketika Allah menjanjikan kepadamu dari dua kelompok,yang satu untuk kamu,tetapi kamu menginginkan yang tidak mempunyai senjata untuk kamu.Allah menghendaki membenarkan yang benar dengan kalimatnya dan menghancurkan pusat kekuatan orang kafir".(QS:Al-anfal 7). Rasul bersabda:"tuhan menjanjikan kalian dua pilihan -menyerang kafilah dagang atau menyarang pasukan Qureisy."Abu bakar berdiri,"Ya Rasulullah itu pasukan Qureisy,dengan bala tentaranya.Mereka tidak beriman setelah kafir dan tidak merendah setelah perkasa".Beliau menyuruh Abu bakar duduk,seraya berkata",kemukakan pendapatmu kepadaku".Umar berdiri dan mengucapkan pendapat sama dengan pendapat Abu bakar.Rasulullah puan menyuruhnya duduk kembali. Kemudian Miqdat berdiri,"Ya Rasulullah,memang itulah Qureish dan bala tentaranya.Kami sudah beriman kepadamu,sudah membenarkanmu,dan kami sudah bersaksi yang enkau bawa itu adalah kebenaran dari sisi Allah.Demi Allah,j...