Skip to main content

KAMI JUGA MENGINGINKANNYA

ntara sekian banyak sahabat yang aktif menghadiri majelis rasulullah saaw,ada seorang sahabat yang senantiasa datang bersama putraanya yang masih kecil.Ia suka mendudukkan putranya di hadapannya.Suatu hari Rasulullah saaw bertanya kepadanya,''Apakah engkau mencintainya ?''.''Duhai Rasulullah,semoga Allah mencintaimu sebagaimana aku mencintai putraku ini''. Suatu hari,putra yang sangat di cintainya itu meninggal dunia,sehingga ia tidak dapat hadir dalam majelis Rasulullah saaw.Ia selalu teringat padanya.Rasulpun segera menanyakan keadaan lelaki itu kepada para sahabat:''Megapa fulan tidak hadir,apa yang terjadi dengannya ?''.''Duhai Rasulullah ,putranya yang biasa engkau lihat,meninggal dunia,''jawab para sahabat. Rasul saaw segera mengunjungi sahabatnya itu dan menanyakan kedaan putranya.Ketika ia memberitahukan kepada beliau bahwa putranya itu telah meninggal dunia,maka Rasul saaw mengucapkan bela sungkawa kepadanya dan berkata: ''Duhai fulan,mana yang lebih yang kamu sukai,engkau bersenang- senang dengan anakmu sepanjang hidupmu atau ia meninggal dunia terlebih dahulu dan nanti ketika kamu berjalan menuju salah satu pintu surga,ternyata ia telah menantimu di sana da membukakan pintu surga itu untukmu ?'' ''Duhai Rasul saaw,tentu aku lebih suka jika ia terlebih dahulu menantiku di depan pintu surga dan membuka pintu itu untukku,'' jawabnya. ''Nah itulah yang kamu peroleh,''sabda Rasul saaw.Mendengar berita gembira ini, para sahabat bertanya kepada beliau saaw :''Duhai Rasul saaw,keistimewaan ini hanya untuknya,atau juga berlaku untuk kami semua ?''.''Ini juga berlaku untuk kalian semua,'' jawab Rasul saaw . ALLAHUMMA SHOLLI ALAA MUHAMMAD WA AALI MUHAMMAD

Comments

Popular posts from this blog

TIDUR DI HAMPARAN SAYAP MALAIKAT.

             Di riwayatkan dari Ibnu Abbas,''Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah saaw.Tiba2 Fathimah datang sambil menangis.Rasul saaw bertanya,''Ayahmu menjadi tebusanmu,mengapa engkau menangis?''.Fathimah menjawab'Hasan dan Hesein pergi keluar dan aku tidak tau dimana mereka berada.         'Rasulullah berkata,'Jangan menangis,karena pencipta mereka lebih menyayangi mereka daripada aku dan engkau sendiri.'Kemudian beliau mengangkat tangannya dan berdoa,'Ya Allah jagalah mereka dan selamatkanlah mereka,'Maka Jibril as turun dan berkata,'Wahai Muhammad, jangan bersedih,karena mereka berdua ada di kandang ternak milik bani Najjar,sedang tidur.Allah telah mempercayakan mereka kepada satu malaikat yang menjaga mereka.'Lalu Nabi saaw dengan beberapa sahabatnya mendatangi kandang ternak itu.Tampaklah di sana Hasan dan Husein sedang tidur berangkulan,sementara malaikat yang di tugasi untuk menjaga mereka telah menghamparkan sa...

AKU MENGIKUTIMU AGAR AKU MASUK SURGA

Seorang Arab badawi mendatangi Rasul saaw,ia menyatakan iman kepadanya dan bertekat mengikutinya.Ia berkata,"aku akan hijrah bersamamu".Nabi berpesan pada sahabatnya untuk memperhatikan orang itu.Pada waktu perang khoibar,Rasulullah membagikan ghonimah[rampasan perang].Beliau mengambil bagiannya dan mengembagikan sisanya kepada para sahabatnya.Orang badawi itu menunggu di belakang mereka.Ketika ia datang orang-orang memberikan bagiannya.Ia berkata,"Apa ini?"Mereka berkata,"Ini bagian yang sudah di bagikan Rasulullah untukmu."Ia berkata,"Aku mengikuti engkau bukan karena ini.Aku mengikutimu supaya aku di kenai panah pada bagian ini[seraya menunjuk tenggorokannya],kemudian mati dan masuk sorga".Nabi saaw berkata,"Jika engkau membenarkan Allah swt,Dia akan membenarkanmu."Kemudian ia bangkit memerangi musuh.Tidak lama kemudian ia di bawa ke hadapan rasul saaw.Anak panah menembus tempat yang pernah di tunjuknya.Nabi bersabda,"Diaka...

Kenapa Allah Tidak Rela Jika Ada Ibu yang Bersedih?

Khazanahalquran.com – Kenapa Allah tidak rela jika ada ibu yang bersedih? Allah berfirman, فَرَجَعْنَاكَ إِلَى أُمِّكَ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ -٤٠- “Maka Kami Mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati.” (Thaha 40) فَرَدَدْنَاهُ إِلَى أُمِّهِ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ -١٣- “Maka Kami Kembalikan dia (Musa) kepada ibunya, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati” (Al-Qashas 13) أَن تَقَرَّ أَعْيُنُهُنَّ وَلَا يَحْزَنَّ -٥١- “Yang demikian itu lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih.” (Al-Ahzab 51) فَنَادَاهَا مِن تَحْتِهَا أَلَّا تَحْزَنِي -٢٤- Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, “Janganlah engkau bersedih hati.” (Maryam 24) وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي -٧- “Dan janganlah engkau takut dan jangan (pula) bersedih hati.” (Al-Qashas 7) Semua ayat diatas sedang berbicara kepada wanita khususnya kaum ibu. Berulang kali Allah swt mengulang kata-kata “agar ia (ib...