ntara sekian banyak sahabat yang aktif menghadiri majelis rasulullah saaw,ada seorang sahabat yang senantiasa datang bersama putraanya yang masih kecil.Ia suka mendudukkan putranya di hadapannya.Suatu hari Rasulullah saaw bertanya kepadanya,''Apakah engkau mencintainya ?''.''Duhai Rasulullah,semoga Allah mencintaimu sebagaimana aku mencintai putraku ini''.
Suatu hari,putra yang sangat di cintainya itu meninggal dunia,sehingga ia tidak dapat hadir dalam majelis Rasulullah saaw.Ia selalu teringat padanya.Rasulpun segera menanyakan keadaan lelaki itu kepada para sahabat:''Megapa fulan tidak hadir,apa yang terjadi dengannya ?''.''Duhai Rasulullah ,putranya yang biasa engkau lihat,meninggal dunia,''jawab para sahabat.
Rasul saaw segera mengunjungi sahabatnya itu dan menanyakan kedaan putranya.Ketika ia memberitahukan kepada beliau bahwa putranya itu telah meninggal dunia,maka Rasul saaw mengucapkan bela sungkawa kepadanya dan berkata:
''Duhai fulan,mana yang lebih yang kamu sukai,engkau bersenang-
senang dengan anakmu sepanjang hidupmu atau ia meninggal dunia
terlebih dahulu dan nanti ketika kamu berjalan menuju salah satu pintu
surga,ternyata ia telah menantimu di sana da membukakan pintu surga
itu untukmu ?''
''Duhai Rasul saaw,tentu aku lebih suka jika ia terlebih dahulu menantiku di depan pintu surga dan membuka pintu itu untukku,'' jawabnya.
''Nah itulah yang kamu peroleh,''sabda Rasul saaw.Mendengar berita gembira ini, para sahabat bertanya kepada beliau saaw :''Duhai Rasul saaw,keistimewaan ini hanya untuknya,atau juga berlaku untuk kami semua ?''.''Ini juga berlaku untuk kalian semua,'' jawab Rasul saaw .
ALLAHUMMA SHOLLI ALAA MUHAMMAD WA AALI MUHAMMAD
Di riwayatkan dari Ibnu Abbas,''Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah saaw.Tiba2 Fathimah datang sambil menangis.Rasul saaw bertanya,''Ayahmu menjadi tebusanmu,mengapa engkau menangis?''.Fathimah menjawab'Hasan dan Hesein pergi keluar dan aku tidak tau dimana mereka berada. 'Rasulullah berkata,'Jangan menangis,karena pencipta mereka lebih menyayangi mereka daripada aku dan engkau sendiri.'Kemudian beliau mengangkat tangannya dan berdoa,'Ya Allah jagalah mereka dan selamatkanlah mereka,'Maka Jibril as turun dan berkata,'Wahai Muhammad, jangan bersedih,karena mereka berdua ada di kandang ternak milik bani Najjar,sedang tidur.Allah telah mempercayakan mereka kepada satu malaikat yang menjaga mereka.'Lalu Nabi saaw dengan beberapa sahabatnya mendatangi kandang ternak itu.Tampaklah di sana Hasan dan Husein sedang tidur berangkulan,sementara malaikat yang di tugasi untuk menjaga mereka telah menghamparkan sa...
Comments
Post a Comment