Dalam riwayat Abbas bin Abdul Muthalib,Nabi saaw bersabda,''Yang mrasakan manis iman adala orang yang suka(rido)menerima Allah swt sebagai Tuhannya,Islam sebagai agamanya,dan Nabi MUhammad saw sebagai Rasul. Baiat para sahabat dahulu adalah kalimat yang baru saya sebut:Aku rido Allah menjadi Tuhanku.Aku rido Islam menjadi agaamaku.Aku rido Muhamad mnjaadi Rasul dan Nabi.Perkataan ''rido''sudah meggantikan kata ''percaya''.Di antara yang berbaiat seperti itu adalah Bilal.Segera setelah Rasulullah meninggal dunia,Bilal tidak mau lagio menyampaikan adzan.Beberapa hari ankasa madinah tidaak mendengr suara Bilal.Atas desakan Fathimah as,putri Nabi saaw,Bilal mengumandangkan azan subuh.Seluruh madinah terguncang.Bilal mulai dengan Allahh Akbar,lalu kalimah syahadah yag pertama.Begitu ia ingin menyebut kalimah syahadah yang ke dua,suaranya tersekat dalam tenggorokan.Ia berhenti pada ''Muhammad''dan setelah itu tangisannya meledak,di ikuti oleh tangisan Fathimah as dan seluruh penduduk Madinah. Ketika Bilal mendekati ajalnya,istrinya menangis keras,:Wa huznah ! Duhai sedihnya ! Bilal menyambutnya,''Wa thurobah!Ghodan alqo al-hibbah.Muhammadan wa hizbah''.Duhai bahagianya.Besok aku akan berjumpa dengan orang-orang .Muhammad dan golongannya!.
Dalam riwayat Abbas bin Abdul Muthalib,Nabi saaw bersabda,''Yang mrasakan manis iman adala orang yang suka(rido)menerima Allah swt sebagai Tuhannya,Islam sebagai agamanya,dan Nabi MUhammad saw sebagai Rasul. Baiat para sahabat dahulu adalah kalimat yang baru saya sebut:Aku rido Allah menjadi Tuhanku.Aku rido Islam menjadi agaamaku.Aku rido Muhamad mnjaadi Rasul dan Nabi.Perkataan ''rido''sudah meggantikan kata ''percaya''.Di antara yang berbaiat seperti itu adalah Bilal.Segera setelah Rasulullah meninggal dunia,Bilal tidak mau lagio menyampaikan adzan.Beberapa hari ankasa madinah tidaak mendengr suara Bilal.Atas desakan Fathimah as,putri Nabi saaw,Bilal mengumandangkan azan subuh.Seluruh madinah terguncang.Bilal mulai dengan Allahh Akbar,lalu kalimah syahadah yag pertama.Begitu ia ingin menyebut kalimah syahadah yang ke dua,suaranya tersekat dalam tenggorokan.Ia berhenti pada ''Muhammad''dan setelah itu tangisannya meledak,di ikuti oleh tangisan Fathimah as dan seluruh penduduk Madinah. Ketika Bilal mendekati ajalnya,istrinya menangis keras,:Wa huznah ! Duhai sedihnya ! Bilal menyambutnya,''Wa thurobah!Ghodan alqo al-hibbah.Muhammadan wa hizbah''.Duhai bahagianya.Besok aku akan berjumpa dengan orang-orang .Muhammad dan golongannya!.

Comments
Post a Comment