Ketika terjadi perdamain Hudaibyyah,kaum Quresy mengirimkan Urwah bin Mas'ud al-Tsaqafi sebagai perunding dari fihak mereka.Ketika ia kembali lagi kepada kaumnya,ia berkata,"Jika ia berwudhu ,mereka memperebutkan air wudunya,jika ia meludah,mereka memperebutkan ludahnya,dan jika satu lembar ramburnya jatuh,mereka berlomba-lomaba mengambilnya.Demi Allah jika,jika ludah nabi jatuh pada telapak tangan seseorang,ia akan mengusapkannya kemukanya dan kulitnya.Jika ia memeintahkan sesuatu,orang berlomba untuk menjalankannya.Jika ia berwudu,hapir-hampir mereka berkelahi memperebutkan air wudunya."Menurut Abi Jahifsh,"Aku melihst Bilal mengambil bekas wudu nabi saaw dan orang-orang memperebutkan bekas wudunya itu.Jika kena sedikit saja,mereka mengusapkannya ke anggota wudunya.Jika tidak,mereka mengambilnya dari basahan tangan sahabatnya.(musana Ahmad,Mistad'rak Al Hakim,asubki,Syifa al Saqam,al Samhudi,Wafa-Alwafa)
Menyaksikan itu semua,Nabi saaw tidak melarangnya dan tidak menegurnya.Bahkan dalam berbagai peristiwa ia memerintahkanya.
Di Ja'ranah,sebuah perkampungan kecil antara Mekkah Dan Madinah,Nabi saw berhenti.Ia menyuruh Bila dan Abu Musa mengambil air.Pada wadah itu ia membasuh tangannya dan wajanya.,lalu ia meludah padanya.Ia bersabda kepada ke dua sahabatnya,:Minumlah dan usapkanlah kepada muka dan leher kalian."Menurut Hajar As-Qalani,"Maksud Nabi saaw meludah itu ialah mengalirkan berkah,"
Di riwayatkan dari Ibnu Abbas,''Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah saaw.Tiba2 Fathimah datang sambil menangis.Rasul saaw bertanya,''Ayahmu menjadi tebusanmu,mengapa engkau menangis?''.Fathimah menjawab'Hasan dan Hesein pergi keluar dan aku tidak tau dimana mereka berada. 'Rasulullah berkata,'Jangan menangis,karena pencipta mereka lebih menyayangi mereka daripada aku dan engkau sendiri.'Kemudian beliau mengangkat tangannya dan berdoa,'Ya Allah jagalah mereka dan selamatkanlah mereka,'Maka Jibril as turun dan berkata,'Wahai Muhammad, jangan bersedih,karena mereka berdua ada di kandang ternak milik bani Najjar,sedang tidur.Allah telah mempercayakan mereka kepada satu malaikat yang menjaga mereka.'Lalu Nabi saaw dengan beberapa sahabatnya mendatangi kandang ternak itu.Tampaklah di sana Hasan dan Husein sedang tidur berangkulan,sementara malaikat yang di tugasi untuk menjaga mereka telah menghamparkan sa...
Comments
Post a Comment