Hal apalagi yang membahagiakan hati selain bisa bergabung bersama Rasul Allah saaw.Tsauban seorang pelayan Nabi saaw,menangis karena ia bakal berpisah dengan Nabi saaw pada hari akhirat.Ia merasa amal2nya yang sedikit tentu akan menempatkannya jauh di bawah kedudukan Nabi saaw yang mulia.Tuhan kemudian menurunkan surat Al-Nisa 69,jika ia mentaati Allah da RasulNya,ia juga akan di gabungkan bersama para Nabi,walaupun amalnya kurang.Abi Dzar bertanya dengan sangat halus,''Ya Rasul Allah,ada orang yang mencintai suatu kaum,tetapi ia tidak mampu beramal seperti amal kaum yang di cintainya itu.Bagaimankah nasib dia ?''sebetulnya orang yang di maksud itu adalah dirinya.Ia sangat mencintai Rasulullah aaaw dan keluarganya,tetapi ia tidak sanggup untuk beramal sperti amal2 mereka.Nabi berkata,''Innaka ma'aman ahbabta?''engkau bersama orang yang engkau cintai.(HR Abu Daud,Hayat Shahabah,Al-2arghib wa al-tarhib)
Di riwayatkan dari Ibnu Abbas,''Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah saaw.Tiba2 Fathimah datang sambil menangis.Rasul saaw bertanya,''Ayahmu menjadi tebusanmu,mengapa engkau menangis?''.Fathimah menjawab'Hasan dan Hesein pergi keluar dan aku tidak tau dimana mereka berada. 'Rasulullah berkata,'Jangan menangis,karena pencipta mereka lebih menyayangi mereka daripada aku dan engkau sendiri.'Kemudian beliau mengangkat tangannya dan berdoa,'Ya Allah jagalah mereka dan selamatkanlah mereka,'Maka Jibril as turun dan berkata,'Wahai Muhammad, jangan bersedih,karena mereka berdua ada di kandang ternak milik bani Najjar,sedang tidur.Allah telah mempercayakan mereka kepada satu malaikat yang menjaga mereka.'Lalu Nabi saaw dengan beberapa sahabatnya mendatangi kandang ternak itu.Tampaklah di sana Hasan dan Husein sedang tidur berangkulan,sementara malaikat yang di tugasi untuk menjaga mereka telah menghamparkan sa...
Comments
Post a Comment