Skip to main content

Posts

BERKAH NABI MUHAMMAD SAAW

Ketika terjadi perdamain Hudaibyyah,kaum Quresy mengirimkan Urwah bin Mas'ud al-Tsaqafi sebagai perunding dari fihak mereka.Ketika ia kembali lagi kepada kaumnya,ia berkata,"Jika ia berwudhu ,mereka memperebutkan air wudunya,jika ia meludah,mereka memperebutkan ludahnya,dan jika satu lembar ramburnya jatuh,mereka berlomba-lomaba mengambilnya.Demi Allah jika,jika ludah nabi jatuh pada telapak tangan seseorang,ia akan mengusapkannya kemukanya dan kulitnya.Jika ia memeintahkan sesuatu,orang berlomba untuk menjalankannya.Jika ia berwudu,hapir-hampir mereka berkelahi memperebutkan air wudunya."Menurut Abi Jahifsh,"Aku melihst Bilal mengambil bekas wudu nabi saaw dan orang-orang memperebutkan bekas wudunya itu.Jika kena sedikit saja,mereka mengusapkannya ke anggota wudunya.Jika tidak,mereka mengambilnya dari basahan tangan sahabatnya.(musana Ahmad,Mistad'rak Al Hakim,asubki,Syifa al Saqam,al Samhudi,Wafa-Alwafa) Menyaksikan itu semua,Nabi saaw tidak melarangnya ...

SILAHKAN PILIH

Marwan bin Hakam adalah gubernur Madinah,yang di angkat oleh penguasa bani Umayyah.Pada suatu hari ia menemukan seseorang yang membenamkan mukanya di kuburan Nabi saaw.Ia segera membentaknya,''Apa kamu sadari apa yang kamu kerjakan?''.Ternyata orang yang di bentak itu adalah salah seorang sahabat Nabi saaw Abu Ayyub Al-Anshari.Ia menjawab,''Betul.Aku mengunjungi Rasulullah saaw.Aku tidak mendatangi batu.Aku mendengar Rasulullh bersabda:Janganlah Kamu tangisi agama,jika di pegang oleh ahlinya.Tangisilah agama ketika di pegang oleh orang yang bukan ahlinya,''(Musnad Ahmad,Mustadrak al hakim,Al-subki,Syifa Al-Saqam,Al-Samhudi,Wafa al-Wafa). Abu Ayyub Al-Anshari menyampaikan itu untuk mengajari Marwan,yang membentak orang yang membenamkan wajahnya pada pusara Nabi saaw.Ia harus mengetahui bahwa pengetahuannya sangat sedikit.Pada masa sekarang ada orang yang meniru atau mengikuti Marwan bin Hakam dan ada yang mengikuti Abu Ayyub Al Anshari,Tapi siapakah...

BERSAMA RASULULLAH SAAW

Hal apalagi yang membahagiakan hati selain bisa bergabung bersama Rasul Allah saaw.Tsauban seorang pelayan Nabi saaw,menangis karena ia bakal berpisah dengan Nabi saaw pada hari akhirat.Ia merasa amal2nya yang sedikit tentu akan menempatkannya jauh di bawah kedudukan Nabi saaw yang mulia.Tuhan kemudian menurunkan surat Al-Nisa 69,jika ia mentaati Allah da RasulNya,ia juga akan di gabungkan bersama para Nabi,walaupun amalnya kurang.Abi Dzar bertanya dengan sangat halus,''Ya Rasul Allah,ada orang yang mencintai suatu kaum,tetapi ia tidak mampu beramal seperti amal kaum yang di cintainya itu.Bagaimankah nasib dia ?''sebetulnya orang yang di maksud itu adalah dirinya.Ia sangat mencintai Rasulullah aaaw dan keluarganya,tetapi ia tidak sanggup untuk beramal sperti amal2 mereka.Nabi berkata,''Innaka ma'aman ahbabta?''engkau bersama orang yang engkau cintai.(HR Abu Daud,Hayat Shahabah,Al-2arghib wa al-tarhib)

BIARKAN DIA BICARA

Hari itu para pembesar Qureisy mengadakan sidang Umum.Mereka memperbincangkan gerakan baru yang di asaskan Muhammad.Ada dua pilihan.Membasmi gerakan itu sampai habis atau mengajaknya bicara sampai tuntas.﹑ilihan ke dua di ambil.Untuk itu ,serombongan Qureys menemui Nabi saaw.Beliau sedang berada di masjid.Uthbah bin Rabi'ah anggota Dar al-Nadwah(parlemen) yang palin pandai berbicara berkata: ''Wahai kemenakanku!Aku mengundangmu sebagai orng yang terpandang dan termulya di antara kami.Tiba2 enkau datang kepada kami membawa paham baru yang tidak pernah di bawa oleh siapapun sebelum engkau.Kau resahkan Masyarakat,kau timbulkan perpecahan,kau cela agama kami.Kami khawatir suatu terjadilah peperangan di antara kita sehingga kita semua binasa.Apa sebetulnya yang engkau kehendaki.Jika engkau inginkan harta,akan kami kumpulkan kekayaan dan engkau menjadi orang yang terkaya di antara kami.Jika engkau inginkan kemulyaan,akan kami mulyakan engkau sehingga engkau menjadi orang yang...

ENGKAU AKAN DI KUMPULKAN DENGAN ORANG YANG KAU CINTAI

Pada zaman Rasulullah saaw,pada suatu hari,seorang arab dari dusun datang ke masjid Nabi saaw,beberapa saat sebelum shalat di dirikan.Ia menyeruak memotong barisan,mendekati Nabi saaw.Beliau sedang bersiap-siap untuk shalat.Dengan berani dia bertanya,''Ya Rasulullah,bila kiamat terjadi?''Anas bin Malik, yang menceritakan peristiwa ini pada kita,berkata,''Kami sangat takjub ada orang dari dusun berani bertanya kepada Nabi saaw,''Rasul Allah melakukan shalat tanpa menjawab pertanyaan itu.Usai shalat beliau menghadap jamaahnya:Mana orang yang bertanya tentang hari kiamat itu ?''Orang arab dusun itu berkata,''Saya,ya Rasul Allah.''Apa yang sudah kamu persiapkan buat hari kiamat?''Mendengar pertanyaan Nabi saaw itu seluruh keberaniannya hilang.Ia menundukkan kepalanya.Ia bergumam:Demi Allah aku tidak mempersiapkan amal yang banyak,tidak shalat yang banyak,dan tidak puasa yang banyak.Tetapi saya mencintai Allah dan RasulNya.Na...

TANGISAN NAJASYI

Ketika kelompok yang muslim yang kecil di buru-buru dan di tindas,Rasulullah menyuruh mereka hijrah ke Habsyi.Beliau bersabda,,''Di negri Habsyi itu ada seorang raja.Ia tidak pernah menindas siapapun.Berangkatlah ke negrinya.Mudah-mudahan llah memberikan kepadamu keleluasaan dan jalan keluar dari kesulitan kalian'',.Satu rombongan Muslim,di bawah pimpinan Ja'far bin Abu thalib,kemudian berimigrasi ke Habsyi.Penguasa mekah marah.Mereka mengirim Amr bin Ash dan Abdullah bin Rabi'ah untuk menghubungi raja Najasyi dan orang-orang pentingnya.Ia harus mendesak negeri Habsyi untuk mengeekstradisikan muhajirin muslim.Mereka membagi-bagikan hadiah kepada para pembesar;dan hadiah khusus bagi raja Najasyi. Mereka berhasil menghadap Raja.Setelah mempersembahkan hadiah berharga,berupa kerajinan kulit,para diplomat itu berkata,''Wahai baginda,telah datang ke negeri tuan para pemuda kami,orang-orang rendah.Mereka meninggalkan agama kaumnya,tetapi tidak juga mema...

SEAKAN-AKAN DI TURUNKAN UNTUKMU

Rombongan Bani Tamim menghadap Rasulullah saaw.Mereka ingin memohon kepada Nabi saaw untuk menunjuk pemimpin buat mereka.Sebelum Nabi memutuskan siapa,Abu bakar berkata,''Angkat Al Qa'qa bin Ma,bad sebagai Amir.''Tidak,angkatlah Aqra'bin Habis.''Kata Abu Bakar,''Kamu hanya ingin membantah aku saja,''Aku tidak bermaksud membantahmu,''kata Umar.Keduanya berbantahan sehingga suara mereka semakin keras. Waktu itu turunlah ayat: ''Hai orang-orang yang beriman,janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya.Takutlah kamu kepada Allah.Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Mengetahui.Hai orang-orang yang beriman,janganlah kamu menaikkan suaramu di atas suara Nabi.Janganlah kamu mengeraskan suara kamu dalam percakapan dengan dia seperti kamu mengeraskan suara kamu ketikat berucap sesama kamu.Nanti hapus amal-amal kamu dan kamu tidak menyadarinya(Al-Hujarat:1-2).'' Setelah mendengar teguran itu Abu Bakar berkata,...