Di riwayatkan dari Muhammad bin Yahya bin Hibban,''Hibban bin Munqidz mempunyai dua orang istri,yang satu wanita Bani Hasyim dan satunya lagi dari kalangan ansor.Ia mencerai istrinya yang dari Anshar.Setahun kemudian ia(Muhammad bin Yahya bin Munkidz) meninggal dunia.Istrinya yang dari Anshar itu berkata,'Masa idahku belum habis.'Lalu kedua wanita itu mengadukan masalah tersebut kepada Usman.Tetapi Usman berkata,'Aku tidak mengetahui masalah ini.Oleh karena itu,bawalah persoalan ini kepada Ali.'Ali berkata kepada wanita anshar itu,'Bersumpahlah di atas mimbar Rasulullh saaw bahwa enkau belum mengalami tiga kali haid ! Maka engkau berhak mendapatkan bagian warisan.'Wanita itupun bersumpah,sehingga ia berhak atas sebagian harta warisan yang di tinggalkan suaminya.''
Di riwayatkan dari Ibnu Abbas,''Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah saaw.Tiba2 Fathimah datang sambil menangis.Rasul saaw bertanya,''Ayahmu menjadi tebusanmu,mengapa engkau menangis?''.Fathimah menjawab'Hasan dan Hesein pergi keluar dan aku tidak tau dimana mereka berada. 'Rasulullah berkata,'Jangan menangis,karena pencipta mereka lebih menyayangi mereka daripada aku dan engkau sendiri.'Kemudian beliau mengangkat tangannya dan berdoa,'Ya Allah jagalah mereka dan selamatkanlah mereka,'Maka Jibril as turun dan berkata,'Wahai Muhammad, jangan bersedih,karena mereka berdua ada di kandang ternak milik bani Najjar,sedang tidur.Allah telah mempercayakan mereka kepada satu malaikat yang menjaga mereka.'Lalu Nabi saaw dengan beberapa sahabatnya mendatangi kandang ternak itu.Tampaklah di sana Hasan dan Husein sedang tidur berangkulan,sementara malaikat yang di tugasi untuk menjaga mereka telah menghamparkan sa...

Comments
Post a Comment