Skip to main content

NABI DAN SAHABATNYA YANG MISKIN

         

          Jangan kau usir mereka yang menyeru  Tuhannya pagi dan petang,mengharapkan keridoan Allah.Engkau tidak memikul tanggung jawab mereka sedikitpun.Begitu pula mereka tidak memikul tanggung jawabmu sedikitpun.Apabila kau usir mereka,kamu termasuk orang-orang yang zalim''.(Al-An'am 52-54).''Dan tabahkanlah dirimu bersama orang-orang menyeru Tuhannya di waktu pagi dan sore,mencari keridaan Allah.Jangan palingkan wajahmu dari mereka karena menghendaki perhiasan hidup dunia.
        Dan janganlah kamu ikuti orang-orang yang kami lalaikan hatinya dari berzikir kepada Kami dan mengikuti hawa nafsunya seta pekerjaanya melanggar batas.(Al Kahfi:28).Sejak ayat itu turun kepada Nabi saaw,apa bila kaum fuqara ini berkumpul bersama Nabi saaw,beliau tidak meninggalkan tempat sebelum orang-orang miskin itu pergi.Apabila beliau masuk majlis,beliau memilih duduk dalam kelompok mereka.
         Seringkali beliau berkata,''Alhamdulillah,terpuji Allah yang menjadikan di antara umatku kelompok yang aku di perintahkan bersabar bersama mereka.Bersama kalianlah hidup dan matiku.Gembirakanlah kaum fukara Muslim dengan cahaya paripurna pada hari kiamat.Mereka mendahului masuk surga sebelum oarang-orang kaya setengah hari,yang ukurannya 500 tahun.Mereka bersenang-senang di surga sementara orang-orang kaya di periksa.(Hayat Sahabat 2,AL-Duru AlMantsur 3:273-274;5:382).Kepada mereka para fukara,budak,orang2 miskin,Nabi merapatkan lututnya dan mengucapkan ''Aalam alaikum''.Dan ketika Sa'ad Al-Anshari memperlihatkan tangannya yang melepuh karena kerja kasar,Nabi mencium tangan itu seraya berkata,''Ini tangan yang di cintai Allah''.Ah,betapa dekatnya kita denga pembesar Quraisy dan betapa jauhnya kita dari Rasul Alla saaw.!

Comments

Popular posts from this blog

TIDUR DI HAMPARAN SAYAP MALAIKAT.

             Di riwayatkan dari Ibnu Abbas,''Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah saaw.Tiba2 Fathimah datang sambil menangis.Rasul saaw bertanya,''Ayahmu menjadi tebusanmu,mengapa engkau menangis?''.Fathimah menjawab'Hasan dan Hesein pergi keluar dan aku tidak tau dimana mereka berada.         'Rasulullah berkata,'Jangan menangis,karena pencipta mereka lebih menyayangi mereka daripada aku dan engkau sendiri.'Kemudian beliau mengangkat tangannya dan berdoa,'Ya Allah jagalah mereka dan selamatkanlah mereka,'Maka Jibril as turun dan berkata,'Wahai Muhammad, jangan bersedih,karena mereka berdua ada di kandang ternak milik bani Najjar,sedang tidur.Allah telah mempercayakan mereka kepada satu malaikat yang menjaga mereka.'Lalu Nabi saaw dengan beberapa sahabatnya mendatangi kandang ternak itu.Tampaklah di sana Hasan dan Husein sedang tidur berangkulan,sementara malaikat yang di tugasi untuk menjaga mereka telah menghamparkan sa...

AKU MENGIKUTIMU AGAR AKU MASUK SURGA

Seorang Arab badawi mendatangi Rasul saaw,ia menyatakan iman kepadanya dan bertekat mengikutinya.Ia berkata,"aku akan hijrah bersamamu".Nabi berpesan pada sahabatnya untuk memperhatikan orang itu.Pada waktu perang khoibar,Rasulullah membagikan ghonimah[rampasan perang].Beliau mengambil bagiannya dan mengembagikan sisanya kepada para sahabatnya.Orang badawi itu menunggu di belakang mereka.Ketika ia datang orang-orang memberikan bagiannya.Ia berkata,"Apa ini?"Mereka berkata,"Ini bagian yang sudah di bagikan Rasulullah untukmu."Ia berkata,"Aku mengikuti engkau bukan karena ini.Aku mengikutimu supaya aku di kenai panah pada bagian ini[seraya menunjuk tenggorokannya],kemudian mati dan masuk sorga".Nabi saaw berkata,"Jika engkau membenarkan Allah swt,Dia akan membenarkanmu."Kemudian ia bangkit memerangi musuh.Tidak lama kemudian ia di bawa ke hadapan rasul saaw.Anak panah menembus tempat yang pernah di tunjuknya.Nabi bersabda,"Diaka...

Kenapa Allah Tidak Rela Jika Ada Ibu yang Bersedih?

Khazanahalquran.com – Kenapa Allah tidak rela jika ada ibu yang bersedih? Allah berfirman, فَرَجَعْنَاكَ إِلَى أُمِّكَ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ -٤٠- “Maka Kami Mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati.” (Thaha 40) فَرَدَدْنَاهُ إِلَى أُمِّهِ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ -١٣- “Maka Kami Kembalikan dia (Musa) kepada ibunya, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati” (Al-Qashas 13) أَن تَقَرَّ أَعْيُنُهُنَّ وَلَا يَحْزَنَّ -٥١- “Yang demikian itu lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih.” (Al-Ahzab 51) فَنَادَاهَا مِن تَحْتِهَا أَلَّا تَحْزَنِي -٢٤- Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, “Janganlah engkau bersedih hati.” (Maryam 24) وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي -٧- “Dan janganlah engkau takut dan jangan (pula) bersedih hati.” (Al-Qashas 7) Semua ayat diatas sedang berbicara kepada wanita khususnya kaum ibu. Berulang kali Allah swt mengulang kata-kata “agar ia (ib...