Skip to main content

Posts

"APAKAH HANYA ISTRI SAJA YANG MENJADI MUSUH BAGI SUAMI?" (Kritisi terjemahan ayat al-Quran)

“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu,[1] maka berhati-hatilah…”. [QS. At-Taghabun(64): 14, al-Qur’an dan terjemahnya, edisi revisi, DEPAG-RI, Mahkota Surabaya] Terjemahan ayat di atas telah menarik perhatian kami, sewaktu kami melihat pula teks asli ayatnya yang masih berbahasa Arab. Khususnya pada ungkapan “istri-istrimu”, dimana berdasarkan ayat di atas -tentunya masih merujuk pada terjemahan versi DEPAG- bahwa hanya istri saja yang bisa menjadi musuh dan menjerumuskan seorang suami untuk melakukukan perbuatan yang tidak dibenarkan agama. Sementara berkaitan dengan suami tidak disinggung sama sekali dalam ayat tersebut. Namun terdapat kesimpulan lain yang bisa kita ambil dengan mengkritisi pola penterjemahan di atas: Pertama: Asal kata yang kemudian dalam bahasa Indonesia diterjemahkan ‘istri-istri’ ialah ‘azwaj’ bentuk plural (jamak) dari kata ‘zauj’. Dalam ensklopedia bahasa karya Raghib al-Isfa...

Kisah : Seorang yang Mengambilkan Air Wudhu Rasulullah selama 7 Tahun!

Khazanahalquran.com – Setan memiliki akses untuk mengganggu manusia dari 4 arah. Depan, belakang, kanan dan kiri. Dia tidak pernah bosan menganggu hidup manusia. Allah berfirman, ثُمَّ لآتِيَنَّهُم مِّن بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَن شَمَآئِلِهِمْ وَلاَ تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ -١٧- “Kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.” (Al-A’raf 17) Setan datang dengan berbagai strategi dan muslihat. Ketika hati manusia mulai sempit dan gelisah, problem semakin banyak, disinilah setan mulai memainkan perannya. Saat hati kita semakin gelap, hanya ada dua arah untuk berlepas diri dari gangguannya. Hanya ada jalan atas dan bawah yang tidak bisa dijangkau setan. Solusinya hanyalah menghadap keatas dengan munajat dan doa serta tunduk sujud kebawah dengan penuh kekhusyu’an. Karena posisi terdekat seorang hamba adalah ketika dia bersujud...

Kisah : Seorang yang Mengambilkan Air Wudhu Rasulullah selama 7 Tahun!

Khazanahalquran.com – Setan memiliki akses untuk mengganggu manusia dari 4 arah. Depan, belakang, kanan dan kiri. Dia tidak pernah bosan menganggu hidup manusia. Allah berfirman, ثُمَّ لآتِيَنَّهُم مِّن بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَن شَمَآئِلِهِمْ وَلاَ تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ -١٧- “Kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.” (Al-A’raf 17) Setan datang dengan berbagai strategi dan muslihat. Ketika hati manusia mulai sempit dan gelisah, problem semakin banyak, disinilah setan mulai memainkan perannya. Saat hati kita semakin gelap, hanya ada dua arah untuk berlepas diri dari gangguannya. Hanya ada jalan atas dan bawah yang tidak bisa dijangkau setan. Solusinya hanyalah menghadap keatas dengan munajat dan doa serta tunduk sujud kebawah dengan penuh kekhusyu’an. Karena posisi terdekat seorang hamba adalah ketika dia bersujud...

Kisah : “Demi Allah, Akulah yang Diusir Waktu itu !”

Khazanahalquran.com – Roda kehidupan terus berputar. Kadang kita berada di puncak kejayaan, kadang pula berada di dasar kelemahan. Fenomena ini telah menjadi hukum alam yang pasti terjadi. Tidak ada seorang yang selalu tersenyum, dan tiada pula orang yang selalu menangis. Allah berfirman, وَتِلْكَ الأيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللّهُ الَّذِينَ آمَنُواْ -١٤٠- “Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami Pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran), dan agar Allah Membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir).” (Ali Imran 140) Suatu hari, ada sepasang suami istri yang sedang menikmati suasana tenang dirumahnya. Mereka sedang menyantap hidangan lezat dengan menu ayam panggang spesial buatan sang istri. Ditengah kehangatan suasana itu, terdengar suara ketukan di pintu mereka. Sang suami dengan wajah terganggu segera membuka pintu dan menemukan seorang miskin yang meminta makanan sedang menjulurkan tangannya. Seketika ia mara...

Kisah : Janda Miskin yang Diajak Berbisnis oleh Allah

Khazanahalquran.com – Pengetahuan manusia sangat terbatas kepada hakikat dunia ini. Terlalu banyak keindahan yang menipu. Banyak pula kepahitan yang sebenarnya adalah pintu kebahagiaan. Namun mata manusia tertutupi oleh hijab-hijab dunia dan tidak bisa mengetahui hakikat sebenarnya. Allah berfirman, وَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئاً وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ -٢١٦- “Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqoroh 216) Dikisahkan ada seorang wanita yang amat miskin. Dia hidup bersama anak-anaknya yang masih kecil. Pekerjaannya adalah memintal bulu domba menjadi benang untuk dijual kembali. Hari itu dia membeli makanan pokok dan bulu dipasar untuk dia jadikan menjadi benang. Setelah selesai memintal, dia menaruh benang yang sudah jadi unt...

Kisah : Janda Miskin yang Diajak Berbisnis oleh Allah

Khazanahalquran.com – Pengetahuan manusia sangat terbatas kepada hakikat dunia ini. Terlalu banyak keindahan yang menipu. Banyak pula kepahitan yang sebenarnya adalah pintu kebahagiaan. Namun mata manusia tertutupi oleh hijab-hijab dunia dan tidak bisa mengetahui hakikat sebenarnya. Allah berfirman, وَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئاً وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ -٢١٦- “Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqoroh 216) Dikisahkan ada seorang wanita yang amat miskin. Dia hidup bersama anak-anaknya yang masih kecil. Pekerjaannya adalah memintal bulu domba menjadi benang untuk dijual kembali. Hari itu dia membeli makanan pokok dan bulu dipasar untuk dia jadikan menjadi benang. Setelah selesai memintal, dia menaruh benang yang sudah jadi unt...

Kisah : Seorang Anak Kecil Pergi Haji Sendirian

Khazanahalquran.com – Seorang tokoh sufi bernama Ibrahim bin Adham dan Fatah Al-Musili pernah bercerita, Suatu hari aku pernah berjalan bersama rombongan kafilah melewati gurun pasir. Tiba-tiba aku merasa harus segera menyalurkan hajat. Akhirnya aku menjauh sejenak dari kafilah untuk menyelesaikan urusanku. Setelah itu aku melihat ada seorang anak kecil berjalan sendirian. Aku berkata, “Subhanallah, ditengah gurun pasir ini ada anak kecil berjalan sendirian !” Aku mendekatinya dan memberi salam. Dia pun menjawab salamku. Kemudian aku bertanya, “Mau kemana engkau?” Dia menjawab, “Aku ingin ke rumah Tuhanku” “Sayangku.. Engkau ini masih kecil. Tidak ada kewajiban atau sunnah untukmu (untuk berhaji).” Kataku. Dia menjawab, “Wahai Syaikh, bukankah kau melihat ada seorang anak yang lebih kecil dariku telah mati?” Aku tidak bisa berkata lagi, “Lalu mana kendaraan dan bekalmu?” Ia menjawab, “Bekalku adalah takwaku, kendaraanku adalah kedua kakiku, dan tujuanku adalah Tuhanku.” ...